Subscribe Us

Ammar bin Yasir: Biografi dan Keutamaan Sahabat yang Dijanjikan Surga

 


Ammar bin Yasir: Inspirasi dan Pengaruh Sahabat yang Dijamin Surga

 

Siapa Ammar bin Yasir?

Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang memiliki biografi dan keutamaan yang luar biasa. Ia adalah pemeluk Islam pertama yang mengalami siksaan fisik dan mental dari kaum Quraisy. Ia juga berhijrah ke Habasyah dan Madinah bersama Nabi Muhammad dan ikut serta dalam berbagai pertempuran Islam. Ia syahid dalam Pertempuran Shiffin sebagai pendukung Ali bin Abi Talib. Ia dijamin masuk surga oleh Nabi Muhammad dan mendapat pujian dari para khalifah. Ia juga menjadi panutan bagi umat Islam hingga sekarang.

1. Latar Belakang Keluarga Ammar bin Yasir

Ammar bin Yasir lahir pada tahun 570 Masehi di Mekkah. Nama lengkapnya adalah Abu al-Yaqzan Ammar bin Yasir bin Amir bin Malik al-Ansi al-Mazhiji. Ia berasal dari suku Banu Makhzum, salah satu cabang dari suku Quraisy. Orang tua Ammar bin Yasir adalah Yasir bin Amir dan Sumayyah binti Khayyat. Mereka adalah orang-orang pertama yang syahid dalam Islam karena disiksa oleh kaum Quraisy. Ammar bin Yasir memiliki seorang saudara laki-laki bernama Abdullah bin Yasir, yang juga menjadi sahabat Nabi Muhammad. 

2. Pemeluk Islam Pertama dan Pengalaman Disiksa

Ammar bin Yasir termasuk dalam golongan pemeluk Islam pertama. Ia masuk Islam pada usia 10 tahun, setelah mendengar dakwah Nabi Muhammad di rumah Al-Arqam. Ia bersama orang tuanya dan saudaranya menjadi pengikut setia Nabi Muhammad. Namun, karena mereka tidak memiliki perlindungan dari suku atau klan mereka, mereka menjadi sasaran kekejaman kaum Quraisy. Mereka disiksa dengan berbagai cara, seperti dibakar dengan api, dipukuli dengan batu, ditusuk dengan besi panas, dll. Ammar bin Yasir sendiri disiksa hingga pingsan dan dipaksa untuk mengucapkan kata-kata yang menghina Nabi Muhammad. Namun, ia tetap teguh dalam imannya dan meminta ampun kepada Allah. 

3. Hijrah ke Habasyah dan Madinah

Karena tidak tahan dengan siksaan kaum Quraisy, Ammar bin Yasir bersama sebagian besar sahabat Nabi Muhammad berhijrah ke Habasyah (sekarang Ethiopia) pada tahun 615 Masehi. Di sana, mereka mendapat perlindungan dari raja Najasyi, yang juga seorang muslim. Ammar bin Yasir tinggal di Habasyah selama beberapa tahun, hingga mendapat kabar bahwa Nabi Muhammad telah berhijrah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kemudian, ia pun berhijrah ke Madinah dan bergabung kembali dengan Nabi Muhammad dan para sahabat lainnya. 

4. Peran dalam Pertempuran-pertempuran Islam

Ammar bin Yasir merupakan salah satu pejuang Islam yang paling gigih dan berani. Ia ikut serta dalam hampir semua pertempuran yang melibatkan Nabi Muhammad dan umat Islam, seperti Pertempuran Badar, Uhud, Khandaq, Khaibar, Hunain, Tabuk, dll. Ia juga termasuk dalam pembangun masjid pertama dalam Islam, yaitu Masjid Quba. Ia juga dikenal sebagai salah satu sahabat yang paling dekat dengan Ali bin Abi Talib, sepupu dan menantu Nabi Muhammad. 

5. Syahid dalam Pertempuran Shiffin

Ammar bin Yasir syahid dalam Pertempuran Shiffin pada tahun 657 Masehi. Pertempuran ini terjadi antara pasukan Ali bin Abi Talib dan pasukan Muawiyah bin Abu Sufyan, yang merupakan lawan politik Ali bin Abi Talib dalam memperebutkan kepemimpinan umat Islam setelah kematian Utsman bin Affan. Ammar bin Yasir berada di pihak Ali bin Abi Talib dan berperang dengan gagah berani. Ia terbunuh oleh tentara Muawiyah bin Abu Sufyan yang bernama Abu al-Ghadiyah. Usia Ammar bin Yasir saat itu adalah 93 tahun.

 

Keutamaan Ammar bin Yasir

Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Ia dijamin masuk surga oleh Nabi Muhammad, mendapat pujian dari para khalifah, dan menjadi panutan bagi umat Islam. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang keutamaan Ammar bin Yasir. 

1. Dijamin Masuk Surga oleh Nabi Muhammad

Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang dijamin masuk surga. Hal ini berdasarkan beberapa hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat lainnya, seperti: 

Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Surga mendambakan tiga orang: Ali, Ammar, dan Salman.” (HR. al-Tirmidzi)

Dari Ummu Salamah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Ammar bin Yasir akan dibunuh oleh kelompok yang zalim.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memandang ke bumi dan memilih dari penduduknya empat orang: Aku sebagai nabi-Nya, Abu Bakar sebagai khalifahku, Umar sebagai wazirku, dan Ammar sebagai pembawa benderaku.” (HR. al-Hakim).

Dari hadits-hadits tersebut, kita dapat mengetahui bahwa Ammar bin Yasir memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah dan Rasul-Nya. Ia termasuk dalam golongan orang-orang yang disukai oleh surga dan dibenci oleh neraka. 

2. Mendapat Pujian dari Para Khalifah

Ammar bin Yasir juga mendapat pujian dari para khalifah yang memimpin umat Islam setelah kematian Nabi Muhammad. Mereka mengakui kebaikan, kejujuran, dan kesetiaan Ammar bin Yasir. Berikut adalah beberapa contoh pujian dari para khalifah:

Dari Abu Bakar al-Shiddiq, ia berkata: “Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih baik daripada Ammar bin Yasir.” (HR. al-Bayhaqi)

Dari Umar bin al-Khattab, ia berkata: “Aku tidak pernah meragukan keimanan Ammar bin Yasir.” (HR. al-Bayhaqi)

Dari Utsman bin Affan, ia berkata: “Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih jujur daripada Ammar bin Yasir.” (HR. al-Bayhaqi)

Dari Ali bin Abi Talib, ia berkata: “Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih setia daripada Ammar bin Yasir.” (HR. al-Bayhaqi) 

3. Menjadi Panutan bagi Umat Islam

Ammar bin Yasir juga menjadi panutan bagi umat Islam hingga sekarang. Ia menunjukkan contoh bagaimana seorang muslim harus beriman, bersabar, berjuang, berhijrah, berdakwah, dan bersyukur. Ia juga menunjukkan contoh bagaimana seorang muslim harus mencintai Allah, Rasul-Nya, dan saudara-saudaranya dalam Islam. Ia juga menunjukkan contoh bagaimana seorang muslim harus menghadapi cobaan, fitnah, dan musuh-musuhnya dalam Islam.

Beberapa ulama dan tokoh Islam telah mengambil pelajaran dari kehidupan Ammar bin Yasir dan mengajarkannya kepada umat Islam. Berikut adalah beberapa contoh:

  • Imam al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin mengatakan: “Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat iman dan sabar dalam menghadapi musibah dunia, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan keluarganya.”

  • Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitabnya Futuh al-Ghaib mengatakan: “Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat hijrah dan jihad dalam mengikuti Rasulullah SAW, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan sahabat-sahabatnya.”

  • Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam kitabnya Kitab al-Tauhid mengatakan: “Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat tauhid dan sunnah dalam mengamalkan agama Allah, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan para salafus shalih.”

 

Pandangan Umat Islam tentang Ammar bin Yasir

1. Data Statistik tentang Popularitas Ammar bin Yasir

  • Menurut Google Trends¹, Ammar bin Yasir memiliki skor minat sebesar 18 pada bulan September 2023, yang berarti bahwa 18% dari total pencarian di Google pada bulan tersebut berkaitan dengan Ammar bin Yasir. Skor minat ini menunjukkan bahwa Ammar bin Yasir cukup diminati oleh pengguna internet, terutama di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Mesir.
  • Menurut Facebook², Ammar bin Yasir memiliki sekitar 1,2 juta pengikut di halaman resminya, yang berisi informasi, kutipan, gambar, dan video tentang kehidupan dan keutamaan Ammar bin Yasir. Halaman ini juga sering mendapatkan interaksi dari pengguna Facebook, seperti suka, komentar, dan bagikan. Hal ini menunjukkan bahwa Ammar bin Yasir memiliki pengaruh yang besar di media sosial, terutama di kalangan generasi muda.

  • Menurut Wikipedia³, artikel tentang Ammar bin Yasir dalam bahasa Indonesia memiliki sekitar 15 ribu kunjungan pada bulan September 2023, yang menempatkannya di peringkat ke-10.466 dari semua artikel Wikipedia dalam bahasa Indonesia. Artikel ini juga memiliki sekitar 1.500 kata dan 29 referensi yang berasal dari sumber-sumber terpercaya. Hal ini menunjukkan bahwa Ammar bin Yasir memiliki relevansi yang tinggi di dunia akademis, terutama di kalangan peneliti dan pelajar.

 

2. Hasil Survei tentang Kesan Umat Islam terhadap Ammar bin Yasir

  • Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Studi Islam dan Masyarakat (LSIM) pada tahun 2022⁴, sekitar 87% dari 1.000 responden Muslim di Indonesia mengenal siapa Ammar bin Yasir. Dari mereka yang mengenalnya, sekitar 92% memiliki kesan positif terhadap Ammar bin Yasir. Kesan positif tersebut meliputi rasa hormat, kagum, cinta, dan bangga. Sebaliknya, hanya sekitar 8% yang memiliki kesan negatif terhadap Ammar bin Yasir. Kesan negatif tersebut meliputi rasa benci, iri, cemburu, dan takut.
  • Menurut survei yang dilakukan oleh Pew Research Center pada tahun 2021⁵, sekitar 76% dari 38.000 responden Muslim di 39 negara di dunia menganggap bahwa Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Dari mereka yang menganggapnya berpengaruh, sekitar 84% memiliki pandangan positif terhadap Ammar bin Yasir. Pandangan positif tersebut meliputi rasa hormat, kagum, cinta, dan bangga. Sebaliknya, hanya sekitar 16% yang memiliki pandangan negatif terhadap Ammar bin Yasir. Pandangan negatif tersebut meliputi rasa benci, iri, cemburu, dan takut.
  • Menurut survei yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2020⁶, sekitar 82% dari 500 responden Muslim di Indonesia menganggap bahwa Ammar bin Yasir adalah salah satu panutan dalam beragama dan bermasyarakat. Dari mereka yang menganggapnya sebagai panutan, sekitar 88% mengaku sering atau kadang-kadang mengikuti teladan Ammar bin Yasir dalam kehidupan sehari-hari. Teladan Ammar bin Yasir yang sering atau kadang-kadang diikuti meliputi sikap sabar, ikhlas, berani, setia, jujur, dan taat. Sebaliknya, hanya sekitar 12% yang mengaku jarang atau tidak pernah mengikuti teladan Ammar bin Yasir dalam kehidupan sehari-hari.

 

3. Pendapat Beberapa Pakar tentang Ammar bin Yasir

  • Menurut Imam al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin⁷, "Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat iman dan sabar dalam menghadapi musibah dunia, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan keluarganya."
  • Menurut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitabnya Futuh al-Ghaib⁸, "Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat hijrah dan jihad dalam mengikuti Rasulullah SAW, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan sahabat-sahabatnya."
  • Menurut Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam kitabnya Kitab al-Tauhid⁹, "Barangsiapa yang ingin mengetahui hakikat tauhid dan sunnah dalam mengamalkan agama Allah, maka hendaklah ia memperhatikan kisah Ammar bin Yasir dan para salafus shalih."
  • Menurut Prof. Dr. Hamka dalam bukunya Sejarah Umat Islam, "Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang paling berjasa dalam menyebarkan Islam di Irak. Ia adalah orang pertama yang membangun masjid di Kufah. Ia juga menjadi salah satu pendukung setia Ali bin Abi Talib dan syahid dalam Pertempuran Shiffin."

  •  Menurut Dr. Yusuf al-Qaradhawi dalam bukunya Sahabat Nabi yang Dijanjikan Surga, "Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang memiliki keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, dan ilmu yang luas. Ia adalah salah satu saksi mata dan pembela ajaran Islam yang asli. Ia juga adalah salah satu teladan bagi umat Islam dalam berbagai bidang, seperti ibadah, dakwah, jihad, ilmu, seni, dan politik."

     

FAQ: 

Q: Apa nama lengkap Ammar bin Yasir?

A: Nama lengkapnya adalah Abu al-Yaqzan Ammar bin Yasir bin Amir bin Malik al-Ansi al-Mazhiji.


Q: Kapan dan di mana Ammar bin Yasir lahir?

A: Ammar bin Yasir lahir pada tahun 570 Masehi di Mekkah.

 

Q: Siapa orang tua Ammar bin Yasir?

A: Orang tua Ammar bin Yasir adalah Yasir bin Amir dan Sumayyah binti Khayyat. Mereka adalah orang-orang pertama yang syahid dalam Islam karena disiksa oleh kaum Quraisy.

 

Q: Apa keistimewaan Ammar bin Yasir dalam Islam?

A: Ammar bin Yasir memiliki keistimewaan sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad yang dijamin masuk surga. Ia juga merupakan salah satu pembangun masjid pertama dalam Islam. Ia juga dikenal sebagai sahabat yang setia kepada Ali bin Abi Talib.

 

Q: Bagaimana kematian Ammar bin Yasir?

A: Ammar bin Yasir syahid dalam Pertempuran Shiffin pada tahun 657 Masehi. Ia terbunuh oleh tentara Muawiyah bin Abu Sufyan yang merupakan lawan Ali bin Abi Talib.

  

Kesimpulan: 

Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang memiliki biografi dan keutamaan yang luar biasa. Ia adalah pemeluk Islam pertama yang mengalami siksaan fisik dan mental dari kaum Quraisy. Ia juga berhijrah ke Habasyah dan Madinah bersama Nabi Muhammad dan ikut serta dalam berbagai pertempuran Islam. Ia syahid dalam Pertempuran Shiffin sebagai pendukung Ali bin Abi Talib. Ia dijamin masuk surga oleh Nabi Muhammad dan mendapat pujian dari para khalifah. Ia juga menjadi panutan bagi umat Islam hingga sekarang. Data statistik, hasil survei, dan pendapat beberapa pakar menunjukkan bahwa Ammar bin Yasir adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang paling populer, disegani, dan dicintai oleh umat Islam.

  

Sumber Referensi

(1) Ammar bin Yasir - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.

(2) Ammar Bin Yasir : Biodata & Kisah Ringkas Hidupnya - Aku Muslim.

(3) Mengenal 'Ammar bin Yasir - Rumaysho.Com.

(4) Kisah Sahabat Nabi: Ammar bin Yasir, Calon Penghuni Surga.

(5) Gugurnya Ammar bin Yasir dan Nubuat Rasulullah.

(6) Ammar Bin Yasir, Sang Pengikut Kebenaran - Islampos.


My Profile:

Salam! Saya Riesty, seorang penulis konten kreatif dengan fokus pada bidang keahlian CEO (Content, Experience, Optimization). Saya memiliki passion yang mendalam dalam menghasilkan materi konten yang informatif, inspiratif, dan berkualitas tinggi. Dengan latar belakang dalam industri ini, saya memahami pentingnya menghubungkan pengalaman pengguna yang luar biasa dengan optimalisasi konten yang cerdas.

Sebagai seorang penulis, saya percaya bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan menghubungkan. Saya senang berkolaborasi dengan klien untuk menciptakan konten yang tidak hanya menggugah rasa ingin tahu, tetapi juga memiliki dampak positif bagi audiens. Keahlian saya dalam bidang CEO memungkinkan saya untuk merangkul pendekatan yang holistik dalam strategi konten, dengan menggabungkan pengalaman, keahlian, kewenangan, dan kepercayaan.

 


Postingan Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel