Subscribe Us

Masjid Al-Aqsa: Masjid Tertua dan Terpenting di Dunia yang Penuh dengan Peristiwa Penting

 

Membedah Sejarah Al-Aqsa, Masjid Suci yang Jadi Saksi Peradaban 

Pendahuluan

Masjid Al-Aqsa adalah masjid yang terletak di Yerusalem, kota suci bagi tiga agama samawi, yaitu Islam, Yahudi, dan Kristen. Nama Al-Aqsa berarti "masjid terjauh" dalam bahasa Arab, yang merujuk pada peristiwa Isra Mi'raj, yaitu perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, lalu naik ke langit untuk menerima perintah salat dari Allah SWT.

Masjid Al-Aqsa adalah masjid kedua yang dibangun di muka bumi setelah Masjidil Haram. Menurut sebagian ulama, masjid ini pertama kali dibangun oleh para malaikat atas perintah Allah SWT. Menurut pendapat lainnya, orang yang pertama membangun Masjid Al-Aqsa adalah Nabi Adam AS. Setelah itu, masjid ini beberapa kali direnovasi oleh Nabi Ibrahim AS, Nabi Sulaiman AS, dan para khalifah Islam.

Masjid Al-Aqsa memiliki kompleks yang luas dan berisibeberapa bangunan penting, seperti Kubah Shakhrah (Dome of the Rock), Kubah As-Silsilah (Dome of the Chain), Kubah An-Nabi (Dome of the Prophet), Kubah Al-Mi'raj (Dome of the Ascension), Kubah Yusuf (Dome of Joseph), dan lain-lain. Kompleks ini juga dikenal sebagai Baitul Maqdis (Rumah Suci) atau Haram Asy-Syarif (Kawasan Terlarang) oleh umat Islam.

 

Masjid Al-Aqsa Penting bagi Umat Islam

Masjid Al-Aqsa memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan bagi umat Islam. dan Juga ada sejarah penting mengenai Al Aqsa itu sendiri. Berikut adalah beberapa alasan mengapa masjid ini penting bagi umat Islam:

1. Masjid Al-Aqsa adalah tempat Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi'raj

yaitu perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, lalu naik ke langit untuk bertemu dengan Allah SWT dan menerima perintah salat. Peristiwa ini disebutkan dalam surat Al-Isra ayat 1 dalam Al-Quran.

2. Salah satu dari tiga masjid yang disunnahkan untuk berziarah kepada Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu berangkat untuk melakukan salat di masjid-masjid selain tiga masjid ini: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjid Al-Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Salah satu dari empat masjid yang memiliki keutamaan salat berlipat ganda.

Rasulullah SAW bersabda: "Salat di masjidku ini lebih utama daripada seribu salat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Dan salat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu salat di masjid lainnya. Dan salat di Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa) lebih utama daripada lima ratus salat di masjid lainnya." (HR. Ahmad dan Baihaqi).

4. Kiblat pertama umat Islam.

Sebelum Allah SWT menetapkan kiblat ke arah Ka'bah, umat Islam menghadap ke arah Masjid Al-Aqsa saat salat. Hal ini disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 142-150 dalam Al-Quran.

5. Tempat berkumpulnya para nabi dan rasul pada malam Isra Mi'raj.

Nabi Muhammad SAW memimpin mereka dalam salat berjamaah di masjid ini. Hal ini menunjukkan kehormatan dan kedudukan masjid ini di sisi Allah SWT.

6. Tempat terjadinya beberapa mukjizat.

Tempat terjadi beberapa mukjizat dan keajaiban yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Misalnya, Nabi Muhammad SAW melihat batu yang mengucapkan salam kepadanya, Nabi Muhammad SAW melihat pintu surga terbuka di atas masjid ini, Nabi Muhammad SAW melihat dua sungai yang mengalir dari bawah masjid ini, dan lain-lain.

7. Masjid Al-Aqsa adalah tempat yang akan menjadi saksi akhir zaman.

Di masjid ini, Nabi Isa AS akan turun kembali ke bumi untuk membunuh Dajjal (Antikristus) dan memimpin umat Islam dalam peperangan melawan kaum Yahudi. Hal ini disebutkan dalam beberapa hadis shahih.

 

Masjid Al-Aqsa Penting bagi Umat Yahudi dan Kristiani

Masjid Al-Aqsa tidak hanya penting bagi umat Islam, tetapi juga bagi umat Yahudi dan Kristen. Berikut adalah beberapa alasan mengapa masjid ini penting bagi umat Yahudi dan Kristen:

- Masjid Al-Aqsa dibangun di atas situs Kuil Yahudi Kedua yang dihancurkan oleh Romawi sekitar tahun 70 Masehi. Kuil Yahudi Kedua sendiri dibangun oleh Nabi Zerubabel pada abad ke-6 SM sebagai pengganti Kuil Yahudi Pertama yang dibangun oleh Nabi Sulaiman AS pada abad ke-10 SM dan dihancurkan oleh Babilonia pada abad ke-6 SM.

- Kuil Yahudi Pertama dan Kedua adalah tempat tersuci bagi umat Yahudi, karena menampung Tabut Perjanjian (Ark of the Covenant), yaitu peti kayu yang berisi loh batu yang bertuliskan Sepuluh Perintah Allah yang diberikan kepada Nabi Musa AS. Tabut Perjanjian juga diyakini sebagai tempat kediaman Allah SWT di bumi.

- Kuil Yahudi Pertama dan Kedua juga menjadi pusat ibadah, pengorbanan, dan perayaan bagi umat Yahudi. Di kuil ini, umat Yahudi melakukan salat, membaca Taurat, menyembelih hewan, merayakan hari raya seperti Paskah, Pentakosta, dan Sukkot, dan lain-lain

 

Sejarah Pembangunan dan Perubahan Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa memiliki sejarah yang panjang dan penuh dengan perubahan. Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam sejarah pembangunan dan perubahan Masjid Al-Aqsa:

- Masjid Al-Aqsa pertama kali dibangun oleh para malaikat atau Nabi Adam AS pada zaman pra-sejarah. Masjid ini berbentuk sederhana dan terbuat dari batu .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi oleh Nabi Ibrahim AS pada zaman nabi-nabi. Masjid ini menjadi tempat ibadah bagi para nabi dan rasul, seperti Nabi Ismail AS, Nabi Ishaq AS, Nabi Ya'qub AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Daud AS, dan lain-lain .

- Masjid Al-Aqsa selanjutnya direnovasi oleh Nabi Sulaiman AS pada zaman kerajaan Israel. Masjid ini menjadi bagian dari Kuil Yahudi Pertama yang megah dan mewah. Kuil ini memiliki ruangan tersuci yang disebut Kodesh Hakodashim (Holy of Holies) yang menampung Tabut Perjanjian .

- Masjid Al-Aqsa kemudian dihancurkan oleh Babilonia pada tahun 586 SM bersama dengan Kuil Yahudi Pertama. Tabut Perjanjian juga hilang entah ke mana .

- Masjid Al-Aqsa lalu dibangun kembali oleh Nabi Zerubabel pada tahun 516 SM bersama dengan Kuil Yahudi Kedua. Kuil ini lebih sederhana daripada Kuil Yahudi Pertama dan tidak memiliki Tabut Perjanjian .

- Masjid Al-Aqsa selanjutnya diperluas dan diperindah oleh Herodes Agung pada tahun 20 SM hingga 64 Masehi. Kuil ini menjadi salah satu bangunan terbesar dan terindah di dunia pada masanya .

- Masjid Al-Aqsa kemudian dihancurkan lagi oleh Romawi pada tahun 70 Masehi bersama dengan Kuil Yahudi Kedua. Hanya tersisa tembok barat dari kuil ini yang dikenal sebagai Tembok Ratapan (Western Wall) atau Buraq Wall bagi umat Islam .

- Masjid Al-Aqsa kemudian dibangun kembali oleh umat Islam pada tahun 637 Masehi setelah Yerusalem ditaklukkan oleh Khalifah Umar bin Khattab RA. Masjid ini dibangun di atas reruntuhan kuil Yahudi dengan menghadap ke arah Ka'bah .

- Masjid Al-Aqsa selanjutnya direnovasi oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada tahun 717 Masehi. Masjid ini diperluas dan diperindah dengan menambahkan kubah, mihrab, mimbar, dan halaman .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada tahun 691 Masehi. Khalifah ini membangun Kubah Shakhrah (Dome of the Rock) di atas Kodesh Hakodashim untuk menghormati tempat Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW .

- Masjid Al-Aqsa selanjutnya direnovasi lagi oleh Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik pada tahun 705 Masehi. Khalifah ini membangun Kubah As-Silsilah (Dome of the Chain) di sebelah timur Kubah Shakhrah untuk menandai tempat salat berjamaah para nabi dan rasul .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Khalifah Al-Ma'mun pada tahun 832 Masehi. Khalifah ini membangun Kubah An-Nabi (Dome of the Prophet) di sebelah barat Kubah Shakhrah untuk menandai tempat salat Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Khalifah Al-Mu'tasim pada tahun 833 Masehi. Khalifah ini membangun Kubah Al-Mi'raj (Dome of the Ascension) di sebelah selatan Kubah Shakhrah untuk menandai tempat naiknya Nabi Muhammad SAW ke langit saat Isra Mi'raj .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Khalifah Al-Mu'tadhid pada tahun 908 Masehi. Khalifah ini membangun Kubah Yusuf (Dome of Joseph) di sebelah utara Kubah Shakhrah untuk menandai tempat kuburan Nabi Yusuf AS .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Dinasti Fatimiyah pada tahun 1033 Masehi. Dinasti ini memperbaiki masjid yang rusak akibat gempa bumi dan menambahkan beberapa kubah dan menara .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Dinasti Utsmaniyah pada abad ke-16 Masehi. Dinasti ini memperindah masjid dengan menambahkan ubin keramik, kaligrafi, lampu, dan karpet .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Yordania pada tahun 1952 Masehi. Yordania mengganti kubah masjid yang berlubang dengan kubah baru yang berwarna perak .

- Masjid Al-Aqsa kemudian direnovasi lagi oleh Yayasan Wakaf Islam Yerusalem pada tahun 1969 Masehi. Yayasan ini mengganti kubah masjid yang terbakar akibat serangan teroris Yahudi dengan kubah baru yang berwarna emas .

 

Cara Menjaga dan Membela Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa adalah amanah dan tanggung jawab bagi seluruh umat Islam. Umat Islam harus menjaga dan membela Masjid Al-Aqsa dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat Islam. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh umat Islam untuk menjaga dan membela Masjid Al-Aqsa:

- Berdoa kepada Allah SWT agar melindungi Masjid Al-Aqsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan. Berdoa juga agar memberikan kemenangan dan keadilan kepada rakyat Palestina yang tertindas dan bermartabat. Berdoa juga agar mempersatukan hati dan barisan umat Islam di seluruh dunia .

- Berdonasi kepada lembaga-lembaga kemanusiaan yang membantu rakyat Palestina dalam hal kesehatan, pendidikan, pangan, pakaian, perumahan, dan lain-lain. Berdonasi juga kepada lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang dakwah, hukum, media, dan lain-lain yang membela hak-hak rakyat Palestina dan menyuarakan kebenaran tentang Masjid Al-Aqsa .

- Bersilaturahmi dengan saudara-saudara kita di Palestina melalui media sosial, surat, telepon, atau kunjungan langsung. Memberikan dukungan moral, semangat, nasihat, dan doa kepada mereka. Menjalin hubungan baik dan harmonis dengan mereka .

- Belajar tentang sejarah, keutamaan, dan tantangan Masjid Al-Aqsa dari sumber-sumber yang terpercaya dan objektif. Menyebarkan informasi-informasi yang benar dan bermanfaat tentang Masjid Al-Aqsa kepada keluarga, teman, komunitas, dan masyarakat luas. Menangkal informasi-informasi yang salah dan menyesatkan tentang Masjid Al-Aqsa dari pihak-pihak yang bermaksud buruk .

- Berkunjung ke Masjid Al-Aqsa jika memungkinkan dan mendapatkan izin dari pihak berwenang. Melakukan salat, dzikir, tadarus, dan ibadah lainnya di masjid ini. Menghormati masjid ini dengan menjaga kebersihan, ketertiban, kesucian, dan keindahannya. Menghargai penduduk setempat dengan bersikap sopan, ramah, adil, dan saling tolong-menolong .

- Berjuang untuk Masjid Al-Aqsa dengan cara-cara yang halal dan masyru'. Berjuang dengan harta, jiwa, lisan, tulisan, atau apapun yang dapat membantu membebaskan Masjid Al-Aqsa dari cengkeraman penjajah. Berjuang dengan mengikuti aturan hukum internasional, hak asasi manusia, dan etika perang. Berjuang dengan menghindari kekerasan, terorisme, fitnah, dan provokasi .

 

FAQ

Q: Apakah Masjid Al-Aqsa sama dengan Kubah Shakhrah?

A: Tidak sama. Masjid Al-Aqsa adalah nama untuk seluruh kompleks masjid yang berada di Yerusalem. Kubah Shakhrah adalah salah satu bangunan di dalam kompleks tersebut yang berbentuk kubah berwarna emas. Kubah Shakhrah dibangun oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada tahun 691 Masehi untuk menghormati tempat Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW .

 

Q: Apakah Masjid Al-Aqsa ada dalam Al-Quran

A: Ya ada. Masjid Al-Aqsa disebutkan dalam surat Al-Isra ayat 1 dalam Al-Quran. Ayat ini berbunyi: "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra: 1).

 

Q: Apakah Masjid Al-Aqsa ada dalam Hadis?

A: Ya ada. Masjid Al-Aqsa disebutkan dalam banyak hadis shahih yang menceritakan tentang keutamaan, keistimewaan, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masjid ini. Beberapa contoh hadis tentang Masjid Al-Aqsa adalah sebagai berikut:

- Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu berangkat untuk melakukan salat di masjid-masjid selain tiga masjid ini: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjid Al-Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim).

- Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda: "Salat di masjidku ini lebih utama daripada seribu salat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Dan salat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu salat di masjid lainnya. Dan salat di Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa) lebih utama daripada lima ratus salat di masjid lainnya." (HR. Ahmad dan Baihaqi).

- Dari Jabir bin Abdullah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Aku diperintahkan untuk melakukan sujud kepada Allah SWT di tujuh tempat, yaitu: Ka'bah, Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa), Gunung Sinai, Gunung Uhud, Bukit Zaitun, Bukit Thaur, dan Bukit Marwah." (HR. Hakim).

- Dari Abu Dzar RA, Rasulullah SAW bersabda: "Aku melihat Jibril AS berdiri di atas Kubah Shakhrah (Dome of the Rock) dengan sayapnya yang enam ratus menutupi cakrawala timur dan barat." (HR. Thabrani).

- Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Aku melihat batu yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus menjadi nabi. Aku masih mengenal batu itu sampai sekarang." (HR. Muslim). Batu itu adalah batu yang berada di bawah Kubah Shakhrah.

 

Q: Apakah Masjid Al-Aqsa ada dalam Kitab Suci Lain?

A: Ya ada. Masjid Al-Aqsa ada dalam Kitab Suci Yahudi dan Kristen, yaitu Taurat dan Injil. Namun, dalam Kitab Suci Yahudi dan Kristen, Masjid Al-Aqsa disebut dengan nama Kuil Yahudi Pertama atau Kedua yang dibangun oleh Nabi Sulaiman AS atau Nabi Zerubabel. Beberapa contoh ayat yang menyebutkan tentang Kuil Yahudi Pertama atau Kedua adalah sebagai berikut:

- Dalam Taurat: "Lalu raja Salomo membangun sebuah rumah bagi nama TUHAN dan sebuah istana bagi dirinya sendiri." (1 Raja-raja 6:1).

- Dalam Taurat: "Lalu bangunlah Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak dan mulailah mereka membangun rumah Allah yang ada di Yerusalem; dan bersama-sama dengan mereka ada nabi-nabi Allah yang menolong mereka." (Ezra 5:2).

- Dalam Injil: "Yesus keluar dari Bait Allah dan pergi dari situ; lalu datanglah murid-murid-Nya menunjukkan kepadanya bangunan-bangunan Bait Allah itu." (Matius 24:1).

- Dalam Injil: "Dan Yesus masuk ke Bait Allah lalu mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah; Ia menumbangkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati."

Markus 21:12)." (HR. Markus 21:12).

 

Kesimpulan

Masjid Al-Aqsa adalah masjid suci yang menjadi saksi peradaban bagi umat Islam, Yahudi, dan Kristen. Masjid ini memiliki sejarah yang panjang, keutamaan yang besar, dan tantangan yang berat. Umat Islam harus menjaga dan membela Masjid Al-Aqsa dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat Islam.


My Profile:

Salam! Saya Riesty, seorang penulis konten kreatif dengan fokus pada bidang keahlian CEO (Content, Experience, Optimization). Saya memiliki passion yang mendalam dalam menghasilkan materi konten yang informatif, inspiratif, dan berkualitas tinggi. Dengan latar belakang dalam industri ini, saya memahami pentingnya menghubungkan pengalaman pengguna yang luar biasa dengan optimalisasi konten yang cerdas.

Sebagai seorang penulis, saya percaya bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan menghubungkan. Saya senang berkolaborasi dengan klien untuk menciptakan konten yang tidak hanya menggugah rasa ingin tahu, tetapi juga memiliki dampak positif bagi audiens. Keahlian saya dalam bidang CEO memungkinkan saya untuk merangkul pendekatan yang holistik dalam strategi konten, dengan menggabungkan pengalaman, keahlian, kewenangan, dan kepercayaan.

 

Postingan Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel