Subscribe Us

Sejarah Pertama Kali Diciptakan Neraka dalam Sejarah Islam

 

Neraka: Kapan, Bagaimana, dan Mengapa Allah SWTMenciptakannya? 

Apa itu Neraka?

Neraka adalah tempat azab bagi orang-orang yang kafir, mendustakan ayat-ayat Allah SWT, dan melakukan dosa-dosa besar. Neraka disebutkan berulang-ulang dalam Al-Quran dan Hadits sebagai peringatan bagi manusia agar bertaubat dan beriman kepada Allah SWT. Neraka memiliki sifat-sifat yang mengerikan, seperti panas, gelap, hitam, sempit, berduri, berbau busuk, dan lain-lain. Neraka juga memiliki berbagai nama dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkat kejahatan dan kesalahan orang-orang yang masuk ke dalamnya.

 

Kapan Allah SWT Menciptakan Neraka?

Tidak ada sumber yang pasti yang menjelaskan kapan Allah SWT menciptakan neraka. Namun, ada beberapa pendapat yang berbeda di kalangan ulama tentang hal ini. Beberapa pendapat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ada yang mengatakan bahwa Allah SWT menciptakan nerakasebelum menciptakan langit dan bumi. Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam QS. Al-Furqan ayat 59,

 اَلَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۚ اَلرَّحْمٰنُ فَسْـَٔلْ بِهٖ خَبِيْرًا

yang artinya: "Dialah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dialah Yang Maha Pengasih, maka tanyakanlah tentang Dia kepada orang yang mempunyai pengetahuan."

2. Ada yang mengatakan bahwa Allah SWT menciptakan neraka setelah menciptakan langit dan bumi, tetapi sebelum menciptakan manusia. Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam QS. Al-A'raf ayat 11

وَلَقَدْ خَلَقْنٰكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنٰكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ لَمْ يَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَ

yang artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), kemudian Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia tidak termasuk orang-orang yang sujud."

3. Ada yang mengatakan bahwa Allah SWT menciptakan neraka setelah menciptakan manusia, tetapi sebelum mengutus para nabi dan rasul. Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam QS. Al-Mulk ayat 2

اۨلَّذِىۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَالۡحَيٰوةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ اَيُّكُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا ؕ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفُوۡرُۙ

yang artinya: "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."

 

Bagaimana Allah SWT Menciptakan Neraka?

Allah SWT menciptakan neraka dengan kekuasaan-Nya yang mutlak dan hikmah-Nya yang sempurna. Allah SWT tidak membutuhkan sebab atau alasan untuk menciptakan sesuatu, karena Dia adalah Pencipta segala sesuatu. Allah SWT menciptakan neraka sebagai tempat balasan bagi orang-orang yangdurhaka kepada-Nya dan melanggar syariat-Nya.

Allah SWT menciptakan neraka dari api yang sangat panas dan menyala-nyala. Hal ini didasarkan pada beberapa ayat Al-Quran, seperti QS. Al-Humazah ayat 6

الَّتِىۡ تَطَّلِعُ عَلَى الۡاَفۡـــِٕدَةِ

yang artinya: "Sesungguhnya ia dilemparkan ke dalam api yang bergejolak (neraka). (Yaitu) api Allah yang dinyalakan." 

Dan QS. Al-Ma'arij ayat 15-16, yang artinya: "Maka apakah mereka menunggu sesuatu selain hari kiamat, yang akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba? Sesungguhnya pada hari itu telah datang tanda-tandanya. Maka bagaimana (keadaan) mereka apabila hari itu telah datang kepada mereka, sedang mereka tidak menyadarinya?"

Allah SWT juga menciptakan neraka dengan berbagai macam siksaan dan azab yang beragam dan berat. Hal ini didasarkan pada beberapa ayat Al-Quran, seperti QS. Al-Muddaththir ayat 26-31, yang artinya: "Aku akan memasukkannya ke dalam siksa yang sangat keras. Dan apakah kamu tahu apa siksa yang sangat keras itu? (Yaitu) api Allah yang dinyalakan, yang menjulur sampai ke hati. Sesungguhnya neraka itu tertutup rapat atas mereka, dalam tiang-tiang yang menjulang tinggi. Dan Kami tidak menjadikan penghuni neraka itu melainkan malaikat-malaikat, dan Kami tidak menjadikan jumlah mereka itu melainkan sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al Kitab menjadi yakin, dan supaya orang-orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang yang beriman tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit (munafik) dan orang-orang kafir berkata: "Apakah maksud Allah dengan perumpamaan ini?" Demikianlah Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada seorangpun yang mengetahui tentara Tuhanmu selain Dia sendiri. Dan neraka itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia."

 

Mengapa Allah SWT Menciptakan Neraka?

Allah SWT menciptakan neraka sebagai bukti keadilan-Nya dan rahmat-Nya. Allah SWT menciptakan neraka sebagai tempat balasan bagi orang-orang yang kafir, mendustakan ayat-ayat Allah SWT, dan melakukan dosa-dosa besar. Allah SWT menciptakan neraka sebagai peringatan bagi manusia agar bertaubat dan beriman kepada Allah SWT. Allah SWT menciptakan neraka sebagai ujian bagi manusia agar bersabar dan bertawakkal kepada Allah SWT.

Allah SWT menciptakan neraka sebagai bukti keadilan-Nya, karena Dia tidak akan mengazab orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Allah SWT menciptakan neraka sebagai bukti rahmat-Nya, karena Dia akan mengampuni orang-orang yang bertaubat dan beristighfar. Allah SWT menciptakan neraka sebagai bukti hikmah-Nya, karena Dia mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk-Nya.

 

Nama-Nama dan Tingkatan-Tingkatan Neraka

Neraka memiliki berbagai nama dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkat kejahatan dan kesalahan orang-orang yang masuk ke dalamnya. Berikut adalah nama-nama dan tingkatan-tingkatan neraka beserta penghuni-penghuninya:

1. Jahanam

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat paling tinggi dan paling dalam. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang kafir, munafik, musyrik, zindik, fasik, dan durhaka. Neraka ini memiliki tujuh pintu dan tujuh lapisan. Neraka ini disebutkan sebanyak 77 kali dalam Al-Quran.

2. Jahim

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat kedua setelah Jahanam. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang kafir dari kalangan Bani Israil. Neraka ini disebutkan sebanyak 26 kali dalam Al-Quran.

3. Saqar

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat ketiga setelah Jahim. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang kafir yang mendustakan Al-Quran dan Rasulullah SAW. Neraka ini disebutkan sebanyak 4 kali dalam Al-Quran.

4. Ladha

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat keempat setelah Saqar. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang kafir yang menyembah berhala dan menyekutukan Allah SWT. Neraka ini disebutkan sebanyak 1 kali dalam Al-Quran.

5. Hutamah

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat kelima setelah Ladha. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang bakhil, sombong, dan suka mencela orang lain. Neraka ini disebutkan sebanyak 2 kali dalam Al-Quran.

6. Haawiyah

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat keenam setelah Hutamah. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang munafik yang berpura-pura beriman tetapi sebenarnya kafir. Neraka ini disebutkan sebanyak 1 kali dalam Al-Quran.

7. Sa'ir

Neraka ini adalah neraka dengan tingkat ketujuh setelah Haawiyah. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang berdosa dari kalangan umat Islam. Neraka ini disebutkan sebanyak 5 kali dalam Al-Quran.

 

Bagaimana Cara Terhindar dari Neraka?

Cara terhindar dari neraka adalah dengan beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan-Nya, bertaubat dari dosa-dosa besar dan kecil, beristighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT, beramal saleh dan bersedekah, bersabar dan bersyukur, berakhlak mulia dan berbuat baik kepada sesama, dan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari siksa neraka.

Doa Perlindungan dari Siksa Neraka

Berikut adalah beberapa doa perlindungan dari siksa neraka yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

- "Allahumma inni a'udzu bika min al-nari wa ma qarrab ilaiha min qaulin aw 'amalin." Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari api neraka dan apa saja yang mendekatkan kepadanya baik perkataan maupun perbuatan."

- "Allahumma ajirni min al-nar." Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku dari api neraka."

- "Allahumma inni as'aluka al-jannata wa a'udzu bika min al-nar." Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon surga kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka."

 

Kesimpulan

Neraka adalah tempat azab bagi orang-orang yang kafir, mendustakan ayat-ayat Allah SWT, dan melakukan dosa-dosa besar. Allah SWT menciptakan neraka dengan kekuasaan-Nya yang mutlak dan hikmah-Nya yang sempurna. Allah SWT menciptakan neraka sebagai bukti keadilan-Nya dan rahmat-Nya. Allah SWT menciptakan neraka sebagai peringatan bagi manusia agar bertaubat dan beriman kepada Allah SWT. Allah SWT menciptakan neraka sebagai ujian bagi manusia agar bersabar dan bertawakkal kepada Allah SWT. Neraka memiliki berbagai nama dan tingkatan yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkat kejahatan dan kesalahan orang-orang yang masuk ke dalamnya.

 

FAQ

Q: Apakah ada orang yang keluar dari neraka setelah masuk ke dalamnya?

A: Ada orang yang keluar dari neraka setelah masuk ke dalamnya, yaitu orang-orang yang berdosa dari kalangan umat Islam. Mereka akan keluar dari neraka setelah mendapat siksaan sesuai dengan dosa-dosa mereka, dan setelah mendapat syafaat dari Allah SWT, para nabi, para malaikat, para shalihin, dan orang-orang yang beriman. Mereka akan dimasukkan ke dalam surga dengan rahmat Allah SWT. Hal ini didasarkan pada beberapa hadits shahih, seperti hadits riwayat Muslim, yang artinya: "Dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT akan mengeluarkan dari neraka orang-orang yang mengucapkan: La ilaha illallah, dan mereka tidak memperoleh kebaikan sedikit pun. Mereka keluar dari neraka dalam keadaan seperti arang yang terbakar. Kemudian mereka dilemparkan ke sungai kehidupan di pintu surga. Maka mereka tumbuh seperti biji-bijian tumbuh di tepi banjir.""

 

Q: Apakah ada orang yang tidak merasakan siksa neraka sama sekali?

A: Ada orang yang tidak merasakan siksa neraka sama sekali, yaitu orang-orang yang masuk ke dalam surga tanpa hisab dan tanpa azab. Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dengan sempurna, menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan-Nya dengan istiqamah, dan tidak memiliki dosa besar maupun kecil. Mereka adalah orang-orang yang termasuk golongan ash-shabiqun al-awwalun (orang-orang yang mendahului yang lain), yaitu para nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan para shalihin. Mereka adalah orang-orang yang mendapat kedudukan tertinggi di surga, yaitu surga Firdaus. Hal ini didasarkan pada beberapa ayat Al-Quran, seperti QS. Al-Waqi'ah ayat 10-14, yang artinya: "Dan orang-orang yang mendahului (yang lain), merekalah yang lebih dahulu (masuk surga), mereka itulah yang didekatkan (kepada Allah). (Mereka adalah) sejumlah besar dari orang-orang terdahulu. Dan sedikit dari orang-orang akhir. Mereka adalah (orang-orang) yang berada di atas dipan-dipan bertatahkan permata."

 

Q: Apakah ada perbedaan antara neraka dan jahannam?

A: Tidak ada perbedaan antara neraka dan jahannam, karena keduanya adalah nama lain dari tempat azab bagi orang-orang yang kafir, mendustakan ayat-ayat Allah SWT, dan melakukan dosa-dosa besar. Namun, jahannam juga merupakan nama khusus dari neraka dengan tingkat paling tinggi dan paling dalam, yaitu neraka yang diperuntukkan bagi orang-orang kafir, munafik, musyrik, zindik, fasik, dan durhaka. Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam QS. Al-Mu'minun ayat 103-104, yang artinya: "Maka barangsiapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri; mereka kekal di dalam jahannam."


My Profile:

Salam! Saya Riesty, seorang penulis konten kreatif dengan fokus pada bidang keahlian CEO (Content, Experience, Optimization). Saya memiliki passion yang mendalam dalam menghasilkan materi konten yang informatif, inspiratif, dan berkualitas tinggi. Dengan latar belakang dalam industri ini, saya memahami pentingnya menghubungkan pengalaman pengguna yang luar biasa dengan optimalisasi konten yang cerdas.

Sebagai seorang penulis, saya percaya bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan menghubungkan. Saya senang berkolaborasi dengan klien untuk menciptakan konten yang tidak hanya menggugah rasa ingin tahu, tetapi juga memiliki dampak positif bagi audiens. Keahlian saya dalam bidang CEO memungkinkan saya untuk merangkul pendekatan yang holistik dalam strategi konten, dengan menggabungkan pengalaman, keahlian, kewenangan, dan kepercayaan.

Postingan Lainnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel